wartadesabelopalibelo – Pemerintah Desa (Pemdes) Belo bergerak cepat dalam menyerap dan menyosialisasikan program pembangunan infrastruktur pertanian dari pemerintah pusat. Kepala Desa Belo, Akhmad Fansuri, memimpin langsung jalannya Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Sosialisasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di aula Kantor Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima pada hari ini Senin (13/07/2026)
Kegiatan Musdes sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Babhinkamtibmas, perwakilan kelompok tani (P3A), tokoh masyarakat, serta Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dari Balai Wilayah Sungai (BWS).
Program P3-TGAI merupakan program padat karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan untuk memperbaiki, merehabilitasi, dan membangun jaringan irigasi tersier guna meningkatkan produktivitas lahan pertanian warga.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Belo, Akhmad Fansuri, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para petani di Desa Belo.
"Melalui program P3-TGAI ini, kita akan memperbaiki jaringan irigasi tersier yang selama ini rusak atau kurang optimal. Saya meminta seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk mengawal program ini dengan baik agar pengerjaannya berkualitas tinggi, transparan, dan memberikan manfaat jangka panjang untuk pengairan sawah kita," ujar Akhmad Fansuri di hadapan para peserta Musdes.
Kades Akhmad Fansuri juga menambahkan Bahwa Desa Belo mendapatkan dua paket kegiatan yang dilakukan oleh dua Kelompok P3A dan bersifat Padat Karya Tunai (PKT), pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan wajib melibatkan tenaga kerja lokal dari kalangan petani dan warga setempat. Langkah ini diharapkan dapat menambah pendapatan musiman masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun. Pekerjaan akan diawali dengan Pematokan titik 0 pada lahan/area irigasi pada kedua P3A Desa Belo.
Dalam Musdes tersebut, Tim Pendamping Masyarakat memberikan pemaparan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan kerja, tata kelola administrasi bantuan, hingga Pelaksana Swakelola di tingkat desa.
Suasana musyawarah berjalan interaktif dengan adanya ruang diskusi dan tanya jawab antara petani dengan pihak pendamping. Seluruh peserta yang hadir sepakat berkomitmen untuk mendukung penuh dan menyukseskan pelaksanaan program P3-TGAI di Desa Belo agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.