wartadesabelo– Panglima Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana memantau langsung progres pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang berlokasi di Desa Belo Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (27/06/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan guna memastikan proyek strategis yang bertujuan mendongkrak ekonomi kerakyatan tersebut berjalan sesuai target.
Kopdes Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program Prioritas Pemerintah Pusat yang dilakukan oleh PT. Agrinas dan kolaborasi berskala teritorial antara Kodam IX/Udayana, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat. Kehadirannya diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru, khususnya dalam mengelola hasil pertanian dan komoditas lokal di wilayah Bima.
Dalam peninjauannya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga ikut andil dalam kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan dan ekonomi daerah.
"Hari ini kita melihat langsung pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Belo yang telah mencapai hampir 80 %. Kita ingin memastikan kualitas bangunan serta sistem pengelolaannya nanti benar-benar matang. Koperasi ini harus menjadi wadah yang sehat, transparan, dan akuntabel agar mampu memotong rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani," tegas Pangdam IX/Udayana di sela-sela peninjauan, Sabtu (27/6).
Tim Peninjau yang dipimpin lansung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H dan Danrem 162/WB dan jajaran Kodim 1608/Bima dan Babinsa, Dinas Koperasi dan UKM, Bhabinkamtibmas, Pemdes Belo, BPD, Pengurus KDMP dan Perwakilan Masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Belo Akhmad Fansuri menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas perhatian besar dari Pangdam IX/Udayana beserta jajaran TNI. Menurutnya, kehadiran Kopdes Merah Putih ini sudah sangat dinantikan oleh warga untuk mempermudah akses modal dan pemasaran hasil bumi warga desa.
Kegiatan pemantauan yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan dialog interaktif antara Pangdam IX/Udayana, Pemdes, tokoh masyarakat, dan para pengurus koperasi guna menyerap aspirasi langsung terkait pengembangan usaha ke depan.